Naturart

When Art Meets Space + Nature

Located in Belitung Island, one of the most known paradise in Indonesia , consciously directed the approach of the design not to compete of the real beauty of nature, but to complement it. Ninety thousand square meter of unique experience of beach along the edge, lost in the middle of tropical forest terrains, and fingers of existing; swamp giving the design spaces to explore all the possibilities not to only provide the affectivity and quality of architecture, but furthermore to wrapping a new experience of art inside the nature. Massing was driven by the most effective number and configuration that could possibly achieved within the terrains full of swamps, communicating the possibilities of having more sunset view internally while keeping the minimum amount of west east orientation. To sleeve up the potential of the site rather than maximizing beach value, design was broken down into more smaller inner court concept, with a different experience in every of it, creating more thematic amenities and stories that could be wrapped up with art and lush tropical landscape inside. Keeping the footprint as minimal, allows design to give more space for preserving local biodiversity, nature track, swamp café and dining, beach walk, lush terrains, etc.

 

Berlokasi di pulau Belitung, satu dari banyak surga wisata di Indonesia, dengan pendekatan desain yang sengaja tidak ingin bersaing dengan keindahan alam, namun untuk melengkapinya. Sembilan pulih ribu meter persegi akan pengalaman tepi pantai yang unik, hilang di tengah-tengah kontur hutan tropis, jejariang rawa yang memberikan kesempatan untuk desain dapat mengeksplorasi ruang terahadap banyak kemungkinan yang tidak hanya mempengaruhi kualitas arsitektur, namun lebih lanjut untuk membungkusnya dnegan pengalaman ruang seni dalam alam. Massa dibentuk dari angka konfigurasi paling efektif yang mungkin dicapai dalam kontur kawasan penuh dengan rawa, mengkomunikasikan kemungkinan untuk mendapatkan vie matahari terbenam selagi meenjaga secara minimum orientasi barat dan timur. Untuk memaksimalkan potensi tapak, lebih daripada memaksimalkan nilai dari garis pantai, konsep desain dipecah menjadi banyak ruang terbuka internal tematik yang bervariasi baik secara konsep maupun secara vasilitas yang akan dikemas dengan atmosfer seni dan pengalaman ruang yang berbeda-beda yang membungkus ketropikalan di dalamnya. Meminimalkan footprint, menghasilkan lebih banyak ruang untuk mempertahakankan biodiversiti lokal, trek alam, d, kafe dan restoran rawa, jalur pantai, kontur yang hijau , dsb.

Project information

Location: Belitung Island, Bangka Belitung, Indonesia
Status: In Progress
Site area: 90,222 m2
Project area: 10,439 m2
Number of stories: 6
Building height: 36 m
Tags: Strategic Urbanism, Commercial
Awards:
  • Featured @16 Architecture Journal